TWIM

Bhante Vimalaramsi mengajarkan latihan meditasi yang berdasarkan ajaran-ajaran Buddha paling awal, bukan kitab komentar yang ditulis jauh sesudah masa Buddha. Metode ini disebut Tranquil Wisdom Insight Meditation (TWIM – Meditasi Ketenangan Kebijaksanaan dengan Pandangan Terang/ Samatha-Vipassana) yang menggunakan Majjhima Nikaya dan Nikaya-nikaya lain sebagai dasar pengajaran.

Dengan menggunakan langkah “rileks”, yang hanya dipaparkan dalam sutta-sutta, maka kondisi rileks yang penuh kewaspadaan berkembang dan mendukung pengembangan meditasi yang sangat mendalam.

Latihan ini menggunakan Brahma Vihara (diawali dengan cinta-kasih/metta) dan Anapanasati (atau pernafasan), dan para siswa menapaki jalan menuju tujuan Buddhisme: pencerahan di kehidupan ini. Kemajuan meditasi biasanya sangat cepat ketika diajarkan sesuai dengan yang dipaparkan dalam Sutta-sutta. Sang Buddha mengatakan praktek ini adalah akaliko, yaitu segera berefektif.

Meditasi TWIM membuka pikiran dan terus menerus mengembangkannya. Tidak pernah membuang atau menolak apapun. Suatu pikiran yang terkonsentrasi bukanlah meditasi dengan cara Sang Buddha. Aturan penting dalam meditasi adalah tidak penting apapun yang mengalihkan pikiran anda dari objek meditasi Anda, Anda hanya perlu menyadarinya, melepaskannya di sana tanpa penolakan, merilekskan pikiran dan keketatan di kepala. Saat Anda merasa pikiran terbuka dan rileks dari ketegangan, Anda tersenyum ringan dan lembut, dan alihkan kembali perhatian Anda pada objek meditasi anda. Metode ini langsung diambil dari Sutta-sutta dan hasilnya dapat terlihat secara jelas ketika Anda berlatih sesuai dengan instruksi, baik oleh Buddhis maupun bukan Buddhis.

“Untuk mempraktekkan, melestarikan, mengajarkan, dan mendalami Ajaran Buddha yang berpuncak pada pemurnian batin dan pikiran melalui Meditasi berdasarkan sutta-sutta/ teks-teks Buddhis terawal.”

Visi DhammaSukha Indonesia

Misi

  • Senyum setiap saat
  • Mempraktekkan 6R
  • Memancarkan Bharmavihara
  • Pengendalian Moralitas
    • Menghidari pembunuhan atau melukai makhluk hidup dengan sengaja
    • Menghindari mengambil barang yang tidak diberikan.
    • Menghindari perbuatan seksual yang salah
    • Menghindari kebohongan, kata-kata kasar, bergosip dan memecah belah
    • Menghindari minuman dan makanan yang menyebabkan lemahnya kesadaran
    • Menyayangi diri sendiri dan semua makhluk
  • Mengikis ‘AKU’
  • Gotong Royong
  • Pay It Forward

Budaya

  • Optimised for speed. Unique featured slider for pages, blog and portfolio post
  • Drag & Drop Builder
  • WooCommerce Shop
  • 980, 1200 or 1360 max resolutions
  • Unique featured slider for pages, blog and portfolio post

Yayasan DhammaSukha Indonesia

Yayasan Dhammasukha Indonesia adalah lembaga kemanusiaan nirlaba yang  didirikan dengan tujuan untuk berkontribusi secara positif pada masyarakat dengan cara membina anggota masyarakat yang semakin penuh welas asih, penuh rasa damai dan sejahtera melalui pembelajaran dan mempraktekkan meditasi Buddha murni.

Dengan berdasarkan budaya cinta-kasih, welas-asih, sukacita dan ketenang-seimbangan yang diiringi dengan kebijaksanaan mendalam, Yayasan Dhammasukha Indonesia secara rutin menyelenggarakan latihan meditasi dan kegiatan bakti sosial yang dapat membawa kegembiraan dan ketenangan bagi semua.

Yayasan ini resmi berdiri di Jakarta berdasarkan Akta Notaris: Laurensia Siti Nyoman, SH, No. 09 tanggal 10 Juni 2015.

struktur

Our People

Brenda Ie-McRae

Mentor

Hartono

CHAIRMAN & ASSISTANT MENTOR

Yuni Krisnawati

ASSISTANT MENTOR